Sebanyak 348 orang mahasiswa hari ini dilantik sebagai wisudawan dan wisudawati UIN Imam Bonjol Padang . Sama seperti hari sebelumnya, hari ke 3 Acara Wisuda UIN Imam Bonjol ini dilaksanakan dengan Khidmat. Jumlah Wisudawan tersebut berasal dari beberapa fakultas, diantaranya Fakultas Syariah sebanyak 189 Wisudawan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 134 Wisudawan dan Fakultas Sains dan Teknologi sebanyak 25 Wisudawan.

Orasi ilmiah pada hari ketiga Wisuda ke-91 ini disampaikan oleh Dr. Syahril, M.Pd. Dosen Fakultas Tarbiyah ini menyampaikan orasinya dengan judul “Model pembelajaran pendidikan agama islam berbasis alam takambang jadi guru dalam peningkatan kohesi sosial dikalangan siswa”.

Dalam orasinya Syahril mengemukakan betapa pentingnya pendidikan agama islam di kalangan siswa bahkan masyakarat pada umumnya agar terciptanya bhinneka tunggal ika, yang memang merupakan semboyan bangsa Indonesia.

Mengutip kata mutiara dari Jendral Polisi Hoegeng Imam Santoso dalam sambutannya, Rektor UIN Imam Bonjol Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd menyampaikan, hendaknya para wisudawan memegang filosofi “baik menjadi orang penting, tapi lebih penting menjadi orang baik”. Hal ini menurut beliau ciri manusia terpelajar dalam pandangan Islam adalah orang yang mampu menegakkan nilai-nilai kebaikan, kebenaran dan Keadilan.

Harapan yang besar juga disampaikan oleh Martin Kustati terhadap UIN Imam Bonjol yang tidak hanya sekedar mencetak sarjana, melainkan harus bisa melahirkan intelektual yang agamawan dan agamawan yang intelek, atau dalam istilah yang digunakan oleh tokoh pejuang muslim dan pahlawan nasional Mohammad Natsir, ialah generasi Ulil Albab.

Dalam Wisuda hari ketiga ini juga diwarnai dengan suasana haru ketika MC meminta doa alfatihah bagi orang tua salah satu wisudawan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang pada hari ini dipanggil Maha kuasa.


 
Top