BUKITTINGGI – Police Women Run (PWR) IV-2026 di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, tidak hanya menjadi ajang olahraga. Kegiatan yang digelar Minggu (27/9/2026) tersebut juga menjadi momentum mengenang sejarah perjalanan Polisi Wanita (Polwan) sekaligus memperkuat kebersamaan Polri dan masyarakat.
Mengusung tema “Run The Culture”, kegiatan ini membawa pesan tentang kesehatan, sportivitas, disiplin, kepedulian dan kebersamaan. Pemilihan Kota Bukittinggi juga memiliki makna historis karena daerah tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Polwan di Indonesia.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengatakan, Police Women Run memiliki makna lebih luas dari sekadar perlombaan lari.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi Polwan untuk hadir secara humanis di tengah masyarakat sekaligus mengenang perjuangan para pionir Polwan.
“Ketika Polwan dan masyarakat berlari bersama, kita tidak hanya menempuh sebuah rute, tetapi juga mengingat perjalanan, perjuangan dan semangat para pionir Polwan,” ujar Djati.
Ia menambahkan, semangat Run The Culture diharapkan tidak berhenti pada kegiatan olahraga, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui nilai kesehatan, disiplin, sportivitas dan kebersamaan.
“Polwan hadir bukan hanya untuk masyarakat, tetapi bersama masyarakat. Karena lari boleh cepat, tetapi kebersamaan jangan sampai tertinggal,” katanya.
Kabiro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Anissullah M. Ridha mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana menjaga kebugaran serta memperkuat solidaritas dan semangat pengabdian Polwan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menyebut Police Women Run menjadi sarana komunikasi publik yang positif untuk memperlihatkan kehadiran Polwan secara lebih dekat dan humanis.
Ia mengapresiasi dukungan masyarakat, komunitas lari, pemerintah daerah, panitia, media serta seluruh pemangku kepentingan yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
Police Women Run IV-2026 di Bukittinggi diharapkan menjadi momentum untuk meneruskan semangat para pionir Polwan melalui pengabdian, pelayanan dan kehadiran yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
